Rabu, 11 Maret 2015

AKU RINDU SENYUMMU

AKU RINDU SENYUMMU
Oleh Abdul Ghofar
PUTRA SAMPOERNA MILD




  • Senyum simpul terbalut oval smpurna wjahmu,
  • mendendangkan ceria cemara menyambut mentari.

  • Senyummu,
  • menggetarkan dawai kerinduan direlung hati ini,
  • melukiskan berlaksa pelangi dalam sketsa ruang dan waktu yang tak berhingga.

  • Senyummu,
  • memancarkan aura tak terdefiniskan,
  • melahirkan spiderman,
  • menerbangkan superman,
  • dan melumatkan kekuatan raksasa The King Kong.

  • Senyummu,
  • mengacaukan kemampuan pemahaman kecerdasan otak einstein,
  • menghadirkan pmahaman tak logis,
  • rasa terasi berbah manis,
  • pisang sepet berasa madu murni asli dcampur gula pasir satu kilo. 

  • Ooooh.....
  • Senyummu itu aku rindu,
  • pahatan sempurna Sang Master Desainer.

  • Senyummu aku rindu.
  • Terbalut oval cantik smpurna wajahmu

  • HUJAN TANPA TERPAL
  • Oleh Dwi Wurianti

  • Hujan menyanyikan sebuah syair
  • Melihat semua yang ia kenali..
  • Menunggu hujan selesai menjatuhkan butiran berliannya
  • Aku menyaksikan seuntai senyuman yang membuatku ikut bahagia

  • Dari lamunan polos itu aku tersadar
  • di tempat ini ia melihatku
  • dari sini nampak jelas ia mengawasiku
  • Melihat setiap langkah kemanapun aku pergi

  • Dan dari sini pula aku tersadar
  • hujan belum berhenti
  • Mereka masih tertawa ditengah hujan tanpa terpal

  • Menyaksikan mereka yang tak henti tertawa
  • Aku kembali sadar bahwa aku sendirian
  • Menunggu seseorang yang telah melantunkan janji padaku
  • Menunggunya datang dan pergi bersama

  • Hujan memang indah
  • Aku menyadari banyak hal dari semuanya
  • Saat hujan menyapa di depan mata
  • Aku tersadar bahwa hujan belum berhenti


Tidak ada komentar:

Posting Komentar